dengan dilara . Dirumah gulseren kehilangan kalungnya. Gulseren panik dan berputar putar mencari kalung itu karena kalung itu peninggalan ibunya. Keriman sibuk meminta gulseren membayar tagihan listrik membuat gulseren kesal dan langsung memberikan uang pada keriman. Sedangkan dikamarnya hazal melihat lihat poto keluarga cihan dan kesal karena cansu ada bersama mereka. Selang beberapa lama. Gulseren baru aja sampai dirumahnya. Gulseren memanggil manggil keriman tapi keriman tidak ada. Gulseren melihat makanan tapi keriman tidak memasak. Gulseren bingung karena hazal akan pulang sebentar lagi sedangkan keraman tidak masak. Lalu tiba tiba bel berbunyi. Gulseren mengira hazal yang pulang. Saat membuka pintu, gulseren terkejut karena dilara ada didepan matanya. Gulseren menawarkan dilara masuk dan menawarkan kopi. Dilara menolaknya dibuatkan kopi oleh gulseren. Ditempat lain, cihan baru saja tiba direstorannya. Cihan menemukan kalung didalam mobilnya. Cihan bingung kalung itu milik siapa? Cihan mengambilnya dan turun. Tiba tiba rahmi muncul dan mengajak cihan bicara sambil jalan jalan. Cihan segera memasukan kalung itu kesaku celananya sebelum rahmi melihat. Rahmi mengatakan dia ingin mengajukan pinjaman dengan nama cihan. Cihan langsung menjawa apa ayahnya butuh uang. Cihan tau maksud kedatangan rahmi karena dia membutuhkan uang. Rahmi beralasan ingin membuka restoran disini. Cihan kesal karena rahmi selalu hidup berpoya poya dan sering meminjam minjam uang bgitu saja tanpa perhitungan. Cihan dan rahmi terlibat
Sinopsis Cansu dan Hazal Episode 15
dengan dilara . Dirumah gulseren kehilangan kalungnya. Gulseren panik dan berputar putar mencari kalung itu karena kalung itu peninggalan ibunya. Keriman sibuk meminta gulseren membayar tagihan listrik membuat gulseren kesal dan langsung memberikan uang pada keriman. Sedangkan dikamarnya hazal melihat lihat poto keluarga cihan dan kesal karena cansu ada bersama mereka. Selang beberapa lama. Gulseren baru aja sampai dirumahnya. Gulseren memanggil manggil keriman tapi keriman tidak ada. Gulseren melihat makanan tapi keriman tidak memasak. Gulseren bingung karena hazal akan pulang sebentar lagi sedangkan keraman tidak masak. Lalu tiba tiba bel berbunyi. Gulseren mengira hazal yang pulang. Saat membuka pintu, gulseren terkejut karena dilara ada didepan matanya. Gulseren menawarkan dilara masuk dan menawarkan kopi. Dilara menolaknya dibuatkan kopi oleh gulseren. Ditempat lain, cihan baru saja tiba direstorannya. Cihan menemukan kalung didalam mobilnya. Cihan bingung kalung itu milik siapa? Cihan mengambilnya dan turun. Tiba tiba rahmi muncul dan mengajak cihan bicara sambil jalan jalan. Cihan segera memasukan kalung itu kesaku celananya sebelum rahmi melihat. Rahmi mengatakan dia ingin mengajukan pinjaman dengan nama cihan. Cihan langsung menjawa apa ayahnya butuh uang. Cihan tau maksud kedatangan rahmi karena dia membutuhkan uang. Rahmi beralasan ingin membuka restoran disini. Cihan kesal karena rahmi selalu hidup berpoya poya dan sering meminjam minjam uang bgitu saja tanpa perhitungan. Cihan dan rahmi terlibat

0 komentar:
Posting Komentar